Matter of Time film dokumenter Sutradara: Matt Finlin
Matter of Time (2025) adalah drama fiksi ilmiah yang mengikuti kisah Dr. Adrian Keller, seorang fisikawan teoretis yang terobsesi membuktikan bahwa waktu bukanlah garis lurus, melainkan ruang yang dapat dilipat dan diakses kembali. Ketika eksperimennya di sebuah fasilitas penelitian rahasia hampir ditutup karena dianggap berbahaya, Adrian nekat melakukan uji coba terakhir yang justru memicu anomali temporal tak terkendali. Dalam sekejap, realitas di sekitarnya mulai retak—detik-detik berulang, masa lalu menyusup ke masa kini, dan masa depan muncul dalam kilasan yang membingungkan.
Di tengah kekacauan itu, Adrian menyadari bahwa dirinya menjadi satu-satunya orang yang sadar akan perubahan linimasa. Ia bertemu kembali dengan Clara, mantan istrinya yang dalam realitas berbeda ternyata belum pernah berpisah darinya. Kebingungan emosional bercampur dengan urgensi ilmiah, ketika Adrian menemukan bahwa setiap lompatan waktu memperpendek stabilitas alam semesta. Semakin ia mencoba memperbaiki kesalahan, semakin besar konsekuensi yang harus ditanggung.
Seiring cerita berkembang, terungkap bahwa eksperimen tersebut sebenarnya didanai oleh pihak yang ingin memanfaatkan manipulasi waktu untuk keuntungan militer dan ekonomi. Adrian harus memilih antara menyerahkan temuannya atau menghancurkan proyek yang selama ini menjadi ambisinya. Dalam perjalanan yang penuh dilema moral, ia memahami bahwa waktu bukan sekadar variabel fisika, tetapi juga rangkaian pilihan dan penyesalan yang membentuk kehidupan manusia.
Menuju klimaks, Adrian menghadapi momen krusial di titik awal eksperimen—kesempatan terakhir untuk mengatur ulang semuanya. Dalam keputusan yang menyentuh, ia memilih mengorbankan penemuannya demi menyelamatkan kestabilan dunia dan orang-orang yang ia cintai. Matter of Time menghadirkan perpaduan antara sains, romansa, dan refleksi eksistensial tentang arti kesempatan kedua serta harga yang harus dibayar untuk mengubah masa lalu.