Film Super Mario Bros (2023) dan Super Mario Galaxy (2026)
The Super Mario Galaxy Movie. Film The Super Mario Bros. Movie yang rilis pada 2023 menjadi tonggak awal kebangkitan waralaba Mario di layar lebar. Ceritanya sederhana, Mario dan Luigi, dua tukang ledeng dari Brooklyn, terseret ke dunia Kerajaan Jamur melalui pipa misterius. Fokus utama film ini adalah misi Mario menyelamatkan Luigi dari cengkeraman Bowser. Dengan nuansa ringan dan penuh humor, film ini berhasil memperkenalkan kembali karakter klasik Nintendo kepada penonton global, sekaligus menekankan pertarungan klasik antara pahlawan dan penjahat.
Tiga tahun kemudian, The Super Mario Galaxy Movie (2026) hadir dengan skala cerita jauh lebih besar. Alih-alih hanya berpusat di Kerajaan Jamur, film ini membawa Mario dan kawan-kawan ke petualangan antargalaksi. Bowser Jr. tampil sebagai antagonis utama dengan ambisi membebaskan ayahnya dan menguasai semesta. Latar kosmik ini memberikan nuansa epik yang berbeda, memperluas dunia Mario ke luar batas tradisional.
Perbedaan paling mencolok ada pada pengembangan karakter. Film 2023 menampilkan tokoh klasik seperti Mario, Luigi, Peach, dan Toad. Sementara itu, film 2026 memperkenalkan Rosalina dan Yoshi. Kehadiran Rosalina bukan sekadar tambahan, melainkan kunci cerita, dimana terungkap jika dia adalah kakak dari Princess Peach. Fakta ini mengubah lore Nintendo yang sudah bertahan hampir dua dekade, sekaligus menambah lapisan emosional dalam narasi.
Dalam klimaks Super Mario Galaxy Movie, Rosalina diculik Bowser Jr. untuk mengaktifkan senjata kosmik “Boomsday Weapon”. Peach dan Rosalina akhirnya bersatu melawan ancaman tersebut, menegaskan ikatan keluarga yang baru terungkap. Perbedaan ini menunjukkan evolusi waralaba Mario, dari kisah ringan penuh nostalgia di 2023, menjadi narasi epik kosmik dengan dimensi emosional yang lebih dalam di 2026.