Alasan Kenapa Mortal Kombat II Lebih Baik dari Pendahulunya
Film Mortal Kombat (1995) dan Annihilation (1997) memang punya nilai nostalgia yang indah, tapi sayangnya, film ini justru memiliki rating PG-13. Akibatnya, aksinya pun terasa ringan, karena tidak menampilkan brutalitas atau Fatality seperti di gamenya. Selain itu, ceritanya pun juga dangkal, dan efek visualnya pun juga kaku untuk standar masa kini.
Sebaliknya, di Mortal Kombat (2021) yang memiliki rating R, aksinya pun justru terasa lebih baik, karena mampu menampilkan adegan Fatality yang nyata dan tanpa dibatasi oleh sensor. Tak cukup sampai disitu, di Mortal Kombat II (2026), kelemahan yang masih ada di film pertamanya pun juga diperbaiki, yaitu dengan menghadirkan turnamen resminya, serta membuat alur ceritanya menjadi lebih terarah.
Selain itu, adegan pertarungan di versi terbarunya ini pun juga lebih kompleks, dan disertai pula dengan efek visual yang lebih baik, sehingga membuat kritikus pun menilai, jika film terbaru kali ini lebih “self-aware”, jika dibandingkan dengan versi sebelumnya maupun versi 1995–1997.
Dan ini pun dibuktikan secara angka, dimana Mortal Kombat (2021) meraih skor 6,1/10 IMDb, dan Mortal Kombat II (2026) naik menjadi 6,5/10 IMDb. Sedangkan untuk pendapatan global seku elnya, versi yang terbaru ini mampu mencapai lebih dari US$125 juta, dan jauh melampaui pencapaian film klasiknya.