Cold Storage dan Beberapa Film Horor Sejenis
Formula klasik Cold Storage tentang ruang terisolasi dan ancaman patogen mematikan yang tak kasat mata ini memang sukses memicu adrenalin para penggemar film horor. Dan uniknya, sensasi mencekam yang serupa di film tersebut juga pernah ada di serial fenomenal karya Craig Mazin dan Neil Druckmann, yang berjudul The Last of Us. Dimana serial yang di adaptasi dari video game ini, mengisahkan tentang wabah jamur Cordyceps yang muncul di Indonesia, yang ternyata berdampak luas hingga menjadi pandemi global, yang tiba-tiba merubah seluruh kehidupan Joel dan Ellie beserta dengan orang-orang disekitarnya menjadi suram.
Dilema moral di tengah kepunahan masal itupun juga pernah tersaji di film Inggris yang berjudul The Girl with All the Gifts (2016). Dimana sinema bergenre fiksi ilmiah ini, justru mengambil sudut pandang unik dari sekelompok anak kecil yang terinfeksi spora jamur, namun entah bagaimana, mereka masih mampu mempertahankan kesadarannya agar tetap menjadi manusia normal, dan tidak bertransformasi menjadi monster.
Uniknya, transformasi tubuh manusia yang mengerikan itupun juga pernah dieksplorasi ke tingkat yang lebih surealis di film Annihilation (2018) garapan Alex Garland. Dimana didalam zona mutasi yang bernama The Shimmer ini, DNA manusia yang berada di dalam zona tersebut dapat melebur dengan flora dan jamur, hingga menciptakan ekosistem baru yang indah sekaligus mematikan, bagi makhluk hidup apapun yang terjebak didalam nya.
Menariknya, kombinasi antara perubahan fisik yang brutal dan rasa frustrasi akibat terjebak di ruang sempit inipun juga ada di film The Thing (2011). Dimana para karakter utama di film yang mencekam tersebut, terpaksa tertahan oleh badai salju yang ekstrim di pangkalan Antartika, ketika mereka sedang menghadapi serangan parasit alien yang mampu merubah tubuh mereka menjadi monster alien.