Skyscraper Live film bergenre documentary dan Sport
Skyscraper Live (2026) adalah thriller aksi berlatar sebuah gedung pencakar langit futuristik yang menjadi lokasi acara siaran langsung global. Sebuah konser amal bertabur bintang yang disiarkan ke seluruh dunia berubah menjadi mimpi buruk ketika sekelompok peretas dan teroris teknologi mengambil alih sistem keamanan gedung. Dalam hitungan menit, ribuan penonton di dalam dan jutaan pemirsa daring menyaksikan situasi berubah menjadi krisis nyata.
Cerita berpusat pada seorang mantan petugas keamanan gedung yang kini bekerja sebagai konsultan teknis untuk acara tersebut. Ketika sistem terkunci dan akses evakuasi diputus, ia menjadi satu-satunya orang yang memahami struktur internal gedung serta celah keamanan yang masih bisa dimanfaatkan. Bersama seorang produser siaran yang cerdas dan berani, ia berusaha menyelamatkan para tamu VIP dan kru sebelum para pelaku mengeksekusi rencana mereka.
Film ini memadukan ketegangan vertikal—adegan aksi di lift kaca, ruang server, dan atap gedung—dengan drama psikologis tentang tekanan publik yang disiarkan secara langsung. Para pelaku memanfaatkan siaran sebagai alat propaganda, memaksa protagonis untuk bertindak cepat sambil menjaga agar kepanikan tidak semakin meluas. Konflik moral muncul ketika keputusan penyelamatan harus diprioritaskan dalam waktu terbatas.
Menjelang klimaks, konfrontasi terakhir terjadi di puncak gedung saat siaran masih berlangsung. Dengan keberanian dan strategi cerdas, sang protagonis mempertaruhkan segalanya untuk menghentikan ancaman dan memulihkan kendali. Skyscraper Live (2026) menghadirkan aksi intens dan relevan dengan era digital, di mana krisis tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga di hadapan jutaan pasang mata.