Connemara kisah seorang wanita paruh baya bekerja di Paris
Connemara 2025 Hélène adalah seorang wanita paruh baya yang bekerja di Paris, berasal dari keluarga kelas pekerja di pegunungan Vosges. Tekanan kerja serta kehidupan kota yang serba cepat membuatnya mengalami burn‑out serius. Karena kondisi kesehatannya dan mentalnya memburuk, ia memutuskan kembali ke akar asalnya — tempat ia tumbuh, antara Nancy dan Épinal — dengan harapan menemukan kembali keseimbangan hidup.
Setibanya di kampung halaman, Hélène mencoba memulihkan diri: rekoneksi dengan keluarga, membangun rutinitas baru yang lebih tenang, dan menerima bahwa hidup tidak selalu bisa secepat kehidupan di ibu kota. Suasana pedesaan yang alami, kenangan masa kecil, serta kedekatan dengan lingkungan yang dulu ia tinggalkan membangkitkan nostalgia — tapi juga menghadirkan kontras nyata antara masa lalu dan siapa dirinya sekarang.
Dalam suatu malam di sebuah tempat parkir restoran waralaba, Hélène bertemu kembali dengan Christophe, teman masa SMP‑nya yang dulu menjadi idola, seorang mantan atlet hoki lapangan. Christophe tetap tinggal di desa, mempertahankan keseharian di tempat yang sama, dan kehidupannya jauh berbeda dari kehidupan kota dan karier yang Hélène tinggalkan. Pertemuan ini membangkitkan perasaan lama—ketertarikan, penyesalan, serta pertanyaan tentang pilihan‑pilihan yang telah diambil sepanjang hidup.
Konflik batin Hélène semakin nyata ketika ia menyadari betapa perbedaan latar belakang sosial dan keputusan hidup masing‑masing telah menjauhkan mereka—antara Hélène yang pernah ambisius dan Christophe yang lebih memilih ketenangan dan akar desa. Mereka harus menghadapi apakah keinginan untuk hubungan yang baru bisa menjembatani jurang pengalaman dan harapan yang berbeda. Connemara adalah sebuah kisah tentang nostalgia, identitas, kelas sosial, dan bagaimana seseorang mencoba berdamai dengan masa lalu sambil berani membuka lembaran baru.